6 Ciri-ciri Asam Urat Tinggi dan Cara Mencegahnya


Jakarta

Ciri-ciri asam urat tinggi seringkali dikaitkan dengan gangguan sendi dan otot yang membuat penderitanya sulit berjalan. Padahal, kadar asam urat yang berlebihan dalam darah mungkin tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Asam urat merupakan hasil pemecahan senyawa kimia bernama purin yang diolah dari asupan makanan sehari-hari. Jadi, sebenarnya asam urat bukanlah kuman penyakit ganas yang muncul secara tiba-tiba, seperti virus atau tumor.

Normalnya, ginjal yang normal akan mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urin. Namun, jika ginjal rusak, asam urat akan menumpuk dan menyebabkan terbentuknya kristal di persendian kaki dan ginjal.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pemicu kondisi ini bermacam-macam. Mulai dari faktor genetik, pola hidup tidak sehat, konsumsi obat tertentu, hingga penyakit kronis, seperti hipotiroidisme dan psoriasis (radang kulit).

Ciri-Ciri Asam Urat Tinggi

Meski penderitanya berpotensi tidak mengalami gejala sama sekali, namun tidak salah untuk mengkhawatirkan ciri-ciri asam urat tinggi berikut dikutip dari Healthline and Creaky Joints:

1. Nyeri di kaki

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penumpukan kristal asam urat bisa terjadi di kaki, terutama di area jari tangan, lutut, atau pergelangan kaki. Meski begitu, penyakit ini cenderung menyerang daerah ibu jari sehingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa hingga kemerahan.

Tidak diragukan lagi penderitanya dapat merasakan kombinasi nyeri pada bagian tertentu. Jika kondisi ini muncul, berarti penderitanya mengalami poliartikular, yaitu gejala asam urat yang menyerang lebih dari satu sendi dalam satu waktu.

2. Nyeri semakin parah pada malam hari

Gejala nyeri sendi lebih buruk di malam hari. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk perubahan suhu tubuh atau dehidrasi.

3. Mudah lelah

Nyeri otot akibat asam urat menyebabkan penderitanya cepat lelah bahkan mengalami demam karena mudah terserang flu. Namun kondisi ini sering terjadi ketika asam urat mencapai kadar kronis.

4. Batu koral

Selain nyeri sendi, penderita asam urat tinggi berpotensi terkena penyakit batu ginjal dengan gejala tertentu, seperti nyeri punggung bawah, demam, mual, muntah, kencing berdarah, dan nyeri perut.

5. Pertumbuhan Benjolan yang Tidak Normal

Benjolan yang muncul di jaringan sendi tanpa sebab tertentu disebut tophi. Tophi biasanya dirasakan oleh penderita asam urat kronis akibat terbentuknya kristal yang mematikan. Saat kondisi ini muncul, rasa nyeri yang dirasakan akan lebih tajam dari sebelumnya.

6. Rasa sakit yang datang dan pergi

Gejala penyakit asam urat terkadang tidak muncul secara konsisten. Kondisi ini dapat berlangsung beberapa jam dan kemudian menghilang dalam beberapa hari hingga minggu. Jika tidak segera ditangani, gejala yang muncul nantinya akan semakin hebat dan memengaruhi kesehatan dalam jangka panjang.

Ciri-ciri asam urat tinggi tentu bisa dicegah jika seseorang mempraktekkan beberapa makanan sehat dan bergizi. Kurangi juga makanan yang mengandung banyak purin, seperti daging merah dan minuman beralkohol. Imbangi juga dengan olahraga teratur dan minum air putih minimal dua liter sehari untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

Simak Video “Dokter: Gejala Sakit Setelah Hari Raya Biasanya Tidak Spesifik”
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)