liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Ada Kejuaraan 'Tenis Tipis-tipis' di Bekasi


Bekasi

Tenis kini lebih populer di kalangan masyarakat perkotaan. Komunitas Tenis di Bekasi punya cara untuk menghidupkannya.

Di era Pandemi Covid-19, lari, golf, dan bersepeda mendadak menjadi olahraga populer. Karena olahraga ini tidak membutuhkan massa yang besar dan bisa dilakukan dimana saja terutama lari.

Dua tahun kemudian, giliran tenis juga naik pamor. Dapat dipahami bahwa tenis sangat erat kaitannya dengan olahraga kelas menengah ke atas.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Tapi, saat ini banyak yang mencoba mencoba tenis untuk mencari keringat dan menjaga kesehatan tubuh. Komunitas tenis mulai tumbuh di beberapa kota besar termasuk Bekasi.

Komunitas tenis Klub Olahraga Kemang Pratama menggelar Turnamen Ganda Gratis bertajuk ‘Tenis Nipis-Nipis’ akhir pekan lalu 3-4 Desember 2022.

Sedikitnya 50 petenis mengikuti turnamen tenis indoor komunitas di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Panitia Pelaksana, Catur, mengatakan turnamen yang diselenggarakan pihaknya ini untuk mengakomodir semangat petenis yang semakin meningkat akhir-akhir ini, khususnya di Kota Bekasi.

“Karena sifat turnamennya masih internal, maka pesertanya adalah mereka yang sudah terbiasa berlatih di sini. Jadi sekaligus melatih mental mereka dalam mengikuti turnamen,” kata Catur dalam keterangannya kepada detikSport

Catur yang telah melatih tenis selama lebih dari 25 tahun ini menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan kejuaraan ganda gratis. Artinya tidak ada kategori jenis kelamin, umur dan sebagainya.

Setiap pemain juga mendapatkan pasangan gandanya melalui sistem undian agar kekuatannya lebih merata. Melihat antusiasme para peserta, Catur berharap turnamen ini ke depannya akan semakin ramai.

“Makanya kami menyebutnya ‘tipis’. Meski masih jauh dari ideal turnamen tenis pada umumnya, setidaknya ini bisa menjadi wadah untuk menampung para penggemar turnamen tenis, untuk nantinya menggelar turnamen yang lebih besar dengan sistem yang lebih baik,” dia berkata. Catur yang rencananya akan mengadakan turnamen ini setiap 4 bulan sekali.

“Mudah-mudahan karena ada turnamen setiap 4 bulan sekali, mereka yang berlatih tenis di sini juga semakin semangat untuk meningkatkan kemampuannya.”

Kejuaraan Tenis di GOR Kemang Pratama, 3-4 Desember 2022 Foto: dok GOR Kemang Pratama

Turnamen tenis tipis itu dimenangkan oleh Naufal Pandunata (11) dan Tsara Nadhira (22), setelah mengalahkan Laurencius Simanjuntak (38) dan Yudha Perwira (35) dengan skor 6-4. Pemenang menerima piala dan uang tunai.

“Saya senang bisa menjuarai turnamen ini,” kata Naufal, siswa kelas 5 yang sudah berlatih tenis sejak usia 8 tahun.

Naufal juga diketahui sering mengikuti turnamen tenis sesuai usianya. Sedangkan rekannya, Tsara, sudah berlatih tenis sejak berusia 6 tahun.

“Ini membuktikan bahwa berlatih tenis sejak usia muda jauh lebih berharga untuk mengasah kemampuan seseorang,” ujar Catur.

Sebagai informasi, Komunitas Tenis Kemang Pratama telah melahirkan Diandra Berliana yang pernah menjuarai Kejuaraan Kuala Lumpur Open dan Kejuaraan Porda Jawa Barat.

Simak video “Prabowo untuk Kader PKB: Deklarasi Sederhana, Yang Penting Kita Menang”
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/yna)