liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Beli Nasi Tauge di Warung, Pria Ini Kaget Harganya Rp 40 Ribu


Jakarta

Seorang pria mengeluh di Facebook setelah membeli kecambah saus kari di sebuah restoran warung. Bukan karena tidak enak, tapi agak mahal.

Beberapa orang mungkin mengharapkan harga makanan murah saat membeli makanan di warung. Padahal, tidak semua warung jajanan menawarkan harga yang wajar.

Selain itu, dengan adanya kenaikan harga pokok, beberapa warung ini juga menaikkan harga menunya. Namun ternyata, kenaikan harga ini membuat sebagian pelanggan kecewa.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pasalnya, ada beberapa warung makan yang memiliki menu sederhana namun dibanderol dengan harga mahal. Seperti makanan di warung ini yang baru saja dipesan oleh pelanggan laki-laki.

Pria yang tidak disebutkan namanya itu baru-baru ini meminta pembantunya untuk membeli bingkisan makanan dari sebuah warung makan yang terletak di Sixth Avenue Bukit Timah, lapor mothership.sg (06/12).

Dalam paket makanannya, terdapat nasi dengan tambahan tauge dan juga sedikit kuah kari. Namun, ada yang mengejutkan pelanggan ini setelah mendengar harganya.

Dalam postingan di akun Facebooknya, pria tersebut mengungkapkan kekesalannya terkait harga makanan sederhana tersebut yang diperkirakan senilai S$3,50 atau sekitar Rp40.000. Ia juga tak lupa protes langsung ke warung makan di Bukit Timah.

Seperti ini penampakan nasi bungkus dengan lauk tauge dan sedikit kuah kari. Foto: mothersip.sg/Belmont Lay

“Saya bertanya kepada mereka, dan mereka mengungkapkan bahwa semuanya mahal akhir-akhir ini,” kata pelanggan kepada Shin Min Daily News.

Melihat keluhan pria tersebut, salah satu pekerja di warung itu bereaksi. Karyawan tersebut mengungkapkan bahwa mereka tidak menjual menu ala carte, melainkan hanya makanan set.

Warung makan ini menawarkan nasi dengan dua jenis sayur yaitu kuah kari dan papadam yang dibandrol dengan harga S$4 atau sekitar Rp46 ribu. Namun, karena pelanggan hanya memiliki uang terbatas, pelayan akhirnya meminta nasi, tauge, dan kuah kari.

Sebelum protes berlangsung, warung tersebut sebelumnya memperingatkan pembantu bahwa menu yang dipilih hanya lebih murah 50 sen dari makanan yang disediakan.

“Dua-duanya, baik nasi maupun tauge harganya S$1,50 atau Rp 50 sen, sedangkan kuah karinya 50 sen,” pungkas pekerja toko itu kepada pelanggan.

Ini adalah salah satu pekerja warung makan yang menjual sebungkus nasi dengan sayuran di Singapura. Foto: mothersip.sg/Belmont Lay

Mendengar itu, pelanggan ini setuju. Namun sayang, majikannya masih belum setuju dengan harga di warung tersebut.

Melihat keluhan yang diposting di Facebook, tampaknya banyak netizen juga menanggapi dengan menyatakan bahwa S$4 terlalu mahal.

Harga makanan di warung juga sering dipengaruhi oleh letak toko. Melihat toko ini berlokasi di Bukit Timah, seorang netizen pun mengaitkan harga tersebut dengan lokasi toko.

Sementara netizen lain membandingkan harga makanan di warung ini dengan warung makan lainnya. Di warung makan lain, seporsi nasi dengan tambahan tiga sayuran harganya hanya sekitar S$2,70 atau sekitar Rp 31.000.

Selain kenaikan harga sembako, nampaknya sebagian besar netizen juga setuju jika makanan di warung tersebut memang cukup mahal.

Tonton video “Memasak Memasak: Tips Menyimpan Sayuran di Kulkas Agar Tidak Layu”
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)