liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Beli Wagyu Rp 1,2 Juta, Netizen Ini Ragu Keasliannya hingga Resto Lakukan Ini


Jakarta

Netizen ini sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli wagyu, namun ia meragukan keaslian wagyu yang didapatnya. Restoran angkat bicara.

Wagyu dijual mahal karena kualitasnya yang istimewa. Banyak pecinta daging yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk mencicipi wagyu.

Tentu saja mereka berharap mendapatkan daging yang berkualitas dan rasa yang enak. Jika tidak, mereka bisa protes seperti yang dilakukan netizen Singapura ini.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Mengutip Stomp (5/12), Jimmy mengungkapkan dirinya makan malam di Hainan Second Street di IMM, Jurong, Singapura. Pada 30 November 2022, dia memesan satu set kapal uap berisi daging wagyu untuk 4 orang.

Hanya saja dia kecewa karena merasa tidak mendapatkan wagyu sungguhan. “Yang kami dapat jelas bukan wagyu. Saat kami konfirmasi dengan manager dan chef, mereka terus bilang itu wagyu,” kata Jimmy.

Seorang netizen Singapura meragukan keaslian wagyu dalam paket steamboat yang dibelinya. Foto: Stomp

Dia juga membagikan foto daging yang dia dapatkan bersama dengan tagihan makanan. Koki bilang daging ini 100 persen wagyu, tapi rasanya seperti iga biasa, kata Jimmy.

Menanggapi hal tersebut, pihak restoran angkat bicara. Jerry Lim selaku direktur Hainan Second Street membagikan foto menu restoran, informasi tentang dua jenis daging sapi yang ditawarkan, dan sertifikat dari pemasok daging tempat mereka membelinya.

“Bisa dilihat dari gambar menu kami di steamboat set, kami hanya menawarkan dua jenis daging sapi, regular beef slice dan wagyu beef,” kata Lim.

Terlihat bahwa irisan daging sapi biasa memiliki lebih banyak lemak. Nama yang populer adalah shortplate. Sedangkan pada wagyu komposisi dagingnya lebih banyak. Ada hamburan lemak (marbling), tapi tidak sebanyak wagyu premium.

Restoran memberikan faktur pembelian wagyu dari pemasok untuk menunjukkan keasliannya. Foto: Stomp

“Saya juga lampirkan foto invoice pembelian daging wagyu Kami sebelumnya dari pemasok untuk membuktikan bahwa daging sapi kami memang wagyu,” kata Lim. Ia juga mengatakan sulit untuk mengenali kualitas daging sapi dan wagyu biasa hanya dari sebuah gambar.

“Kami berharap bukti dari pihak kami dapat menunjukkan keaslian makanan kami,” katanya.

Di kolom komentar artikel Stomp, netizen terlihat memberikan berbagai pendapat. Mereka paham bahwa penampilan wagyu bisa berbeda-beda.

“Itulah perbedaan kualitas antara wagyu A5 Jepang asli dan wagyu Australia,” kata seorang netizen. “Wagyu juga punya perbedaan kualitas. Mungkin yang ini kualitasnya rendah,” kata netizen lainnya.

Untuk pelabelan wagyu, tidak bisa sembarangan. Wagyu bisa dikatakan wagyu dengan syarat tertentu.

Wagyu mengacu pada sapi domestik Jepang yang memiliki garis keturunan dan ras khusus. Wagyu dapat diklasifikasikan lebih lanjut menjadi 4 jenis, yaitu Og Kuroge (Japanese Black), Akage (Japanese Brown), Ih Nihon Tankaku (Japanese Shorthorn), dan Aku Mukaku (Japanese Polled).

Tonton video “Memasak: Resep Wagyu Steak Ribeye”
[Gambas:Video 20detik]
(alamat/suara)