liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Indonesia Rajai Taolu, Edgar Marvelo: Keren!


Jakarta

Kontingen Wushu Indonesia menorehkan sejarah pada Kejuaraan Dunia Junior Wushu VIII/2022 yang resmi ditutup oleh Ketua Umum Badan Pembina Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto, di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, Sabtu (10/ 10). 12/2022).

Tim Merah Putih menempati posisi ketiga dengan raihan 10 emas, 2 perak, dan 5 perunggu pada ajang yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Juara umum diraih Kontingen Wushu Iran dengan mengumpulkan 13 emas, 5 perak, dan 5 perunggu. Sedangkan China yang mengoleksi 10 emas, 3 perak, dan 2 perunggu menduduki peringkat kedua.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Pencapaian yang tercatat ini sungguh luar biasa. Pasalnya, atlet muda Indonesia mampu menunjukkan prestasi dalam persaingan sengit di kejuaraan dunia yang melibatkan 60 negara dan 2 regional (Hong Kong dan Makau).

Peningkatan prestasi tersebut sangat mendadak karena pada Kejuaraan Dunia Youth Wushu 2018 di Brazil, Indonesia hanya meraih 1 emas, 4 perak, dan 5 perunggu.

“Ini prestasi luar biasa dimana Indonesia mampu meraih 10 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu. Keren,” kata juara dunia Taolu, Edgar Xavier Marvelo.

Medali emas terakhir Indonesia disumbangkan oleh Raine Elena Liem dari grup B Junior Putri Qiangshu. Atlet Sasana Rajawali Sakti itu mengumpulkan 9.176 poin. Medali perak diraih Oubu Ishii dari Jepang dengan 9.100 poin dan Kim Caeyoung dari Korea Selatan meraih perunggu dengan 8.983 poin.

“Saya senang dan bangga bisa menyumbangkan medali emas terakhir untuk Kontingen Wushu Indonesia. Medali emas ini saya persembahkan untuk keluarga, teman dan Indonesia,” kata Raine Elena Liem.

Direktur Eksekutif Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 Gunawan Tjokro mengatakan, sebagai tuan rumah, Indonesia patut bersyukur berada di posisi tiga besar dengan 10 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Gunawan Tjokro mengatakan, sebenarnya perolehan emas Kontingen Merah Putih sama dengan yang diraih China, yakni 10. Namun, China unggul dalam perolehan perak. Mereka membawa pulang total 10 emas, 3 perak dan 2 perunggu.

“Kita meraih 10 medali emas. Sebenarnya medali emas kita sama levelnya dengan China, tapi kita kalah satu poin di perak. Jadi secara keseluruhan kita berada di posisi ketiga (berdiri – red),” kata Gunawan.

Namun jika medali kembali dipatahkan, Indonesia akan unggul di kategori taolu atau silat. “Tapi kalau dibagi lagi antara taolu dan sanda, karena dengan perolehan 10 medali emas di taolu, kita masih di atas. Karena kita tahu sanda sudah dibeli Iran. Jadi sebagai tuan rumah, kita berterima kasih. untuk juara 3. Artinya ada kemajuan. Dengan target 6 medali (emas -red) kita dapat 10,” ujar pria yang juga Ketua Daerah Wushu DKI Jakarta ini.

Apa yang dikatakan Gunawan Tjokro memang benar. Berdasarkan data pertandingan, Indonesia berhasil mendominasi nomor Taolu. Dari 10 medali emas yang diraih seluruhnya dari Taolu. Sedangkan China hanya menghasilkan 7 emas dari Taolu dan Iran mendapat 6 emas. Hanya saja, Iran memperkuat dominasinya dengan merebut 7 medali emas dari nomor Sanda.

Sementara itu, Ketua PB WI Airlangga Hartarto menyampaikan terima kasih kepada seluruh kontingen dari seluruh negara yang mengikuti World Youth Wushu Championship 2022.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada 60 kontingen yang hadir dan berpartisipasi di pemerintahan, Kemenpora, Tangerang dan Banten, serta beberapa donatur yang telah membantu acara ini berjalan dengan baik. Juga kepada beberapa perusahaan yang hadir untuk menyaksikan wushu, terima kasih. Karena tanpa dukungan kalian kegiatan ini tidak akan terlaksana,” kata Airlangga.

Simak video “Latihan Wushu Bersama Siswa Terlatih Silat di Kota Medan Sumatera Utara”
[Gambas:Video 20detik]
(lari/lari)