liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Lagi Heboh Rambut Putih, Benarkah Dicabut Bikin Tambah Beruban?


Jakarta

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo menyebut uban sebagai salah satu ciri pemimpin yang memikirkan rakyat. Pendapat ini mungkin diperdebatkan, seperti banyak mitos lain tentang rambut beruban.

Diantaranya adalah tentang mencabut uban alias uban. Ada anggapan bahwa mencabut uban akan membuat rambut lain di sekitarnya menjadi putih juga.

Dikutip dari Today, pakar kosmetik Randy Schueller menegaskan bahwa anggapan tersebut salah. Menurutnya, tidak ada risiko dari kebiasaan mencabuti uban.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Tapi itu juga tidak memberikan keuntungan,” katanya.

Menghilangkan uban alias uban, menurut dia, tidak akan mempengaruhi fungsi folikel rambut. Rambut baru akan tetap tumbuh, dan jika beruntung, pigmennya bisa lebih banyak alias tidak putih lagi.

“Itu karena melanogenesis tidak selalu konsisten pada setiap helai rambut,” jelasnya merujuk pada proses pigmentasi rambut oleh folikel.

Yang pasti, menurutnya, menghilangkan uban tidak akan membuat rambut di sekitarnya memutih.

“Itu benar-benar mitos karena apa yang Anda lakukan pada satu folikel tidak memengaruhi yang lain,” katanya.

Simak Video “Jokowi Puji Bio Farma: Tak Pernah Diucapkan, Mendadak Jadi Indovac”
[Gambas:Video 20detik]
(naik naik)