Jakarta –
Victoria tahu pacarnya sudah punya istri. Tapi dia curiga pacarnya berselingkuh selain dia. Victoria tidak punya bukti tapi dia bisa mengamati perubahan bahasa tubuh kekasihnya dan sering berbohong.
“Saya suka melihat bagaimana orang bercerita. Dia tidak pandai berbohong. Saya bertanya-tanya mengapa istrinya tidak menyadarinya,” kata Victoria kepada BBC.
Victoria sedang mencari cara untuk mengatasinya. Selama beberapa bulan, ia rupanya mengirimkan foto bugil pria tersebut kepada istrinya.
IKLAN
GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN
Pria itu kemudian mendatanginya dengan sedih, menanyakan mengapa Victoria melakukan hal yang begitu kejam. Belakangan, ketika Victoria sudah muak dan siap untuk mengakhiri hubungan mereka, dia mengirimkan satu foto terakhir kepada istri pacarnya, termasuk foto dirinya bersamanya.
“Banyak orang bertanya mengapa saya tega melakukan hal seperti itu kepada istrinya dan menurut saya hidup ini tidak adil,” katanya.
“Saya pikir itu adalah contoh yang bagus dari sifat psikopat ekstrim yang saya miliki. Tidak ada perasaan.”
Apa itu psikopat?
Psikopati diklasifikasikan sebagai gangguan kepribadian antisosial, meskipun banyak digunakan dalam pengaturan klinis di seluruh dunia. Psikopati umumnya dipahami sebagai gangguan neuropsikiatri, di mana seseorang menunjukkan tingkat empati atau penyesalan yang luar biasa rendah, sering mengakibatkan perilaku antisosial dan terkadang kriminal.
Istilah ini digunakan oleh para dokter di Eropa dan Amerika Serikat pada awal 1900-an dan menjadi umum pada tahun 1941, menyusul penerbitan buku The Mask of Sanity oleh psikiater Amerika Hervey M Cleckley.
“Para akademisi terkemuka dunia telah memperdebatkan definisi psikopati,” kata Abigail Marsh, seorang psikolog dan ahli saraf di Universitas Georgetown, di Washington DC.
“Anda akan mendapatkan penjelasan psikopati yang sangat berbeda tergantung pada apakah Anda berbicara dengan psikolog forensik atau kriminolog.”
Psikolog dan psikiater umumnya setuju bahwa satu dari setiap 100 orang dalam populasi umum memenuhi kriteria psikopati, tetapi Marsh mengklaim bahwa sebanyak 30 persen orang dalam populasi umum menunjukkan beberapa sifat psikopat.
Sejauh ini penelitian menunjukkan bahwa sifat psikopat cenderung lebih terlihat pada pria dibandingkan wanita. Sekali lagi, belum ada penelitian yang cukup untuk menentukan alasannya, tetapi penelitian terbaru di Prancis menunjukkan sikap dingin dan kurangnya emosi tampaknya memainkan peran yang lebih penting dalam psikopati pada wanita daripada pria.
Betina juga menunjukkan perilaku yang kurang kejam dan antagonis seperti yang terlihat pada jantan.
Lanjut: Ciri-ciri psikopat