liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Bertambah 4.151 Kasus Baru, Kematian 35 Jiwa

Jakarta

Krisis kependudukan akibat penduduk tidak mau berhubungan seks, menikah atau punya anak, yang kini lebih dikenal dengan resesi seks, juga menghantui Indonesia. Salah satu kondisi tersebut ditandai dengan penurunan angka kelahiran.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan ada beberapa kota/kabupaten di Indonesia yang mencatat pertumbuhan nol atau nol kelahiran baru. Gaya hidup disebut-sebut menjadi penyebab kejadian ini.

Sedangkan untuk perempuan, Hasto melaporkan bahwa sebagian orang tidak peduli jika tidak memiliki anak. Mereka lebih memilih untuk fokus pada kesejahteraan dan kualitas hidup dengan suami mereka.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

“Kalau perempuan misalnya, nanti nikah ya enggak apa-apa enggak punya anak karena yang penting saya dilindungi suami,” bebernya.

Salah satu daerah yang dimaksud adalah DI Yogyakarta. DIY secara keseluruhan memiliki angka kelahiran rata-rata 2,2 bahkan 1,9 di beberapa kabupaten/kota. Ini berarti bahwa kebanyakan wanita melahirkan kurang dari dua anak.

Selanjutnya: Alasan wanita enggan punya anak

Simak Video “Menkes Peringatkan +62 Warga Berisiko ‘Aging Population'”
[Gambas:Video 20detik]