liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88 BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO BWTOTO LAMBO69 LAMBO69 LAMBO69
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Usia Berapa Mr P Berhenti Tumbuh? Perkiraan Studi Sih Begini


Jakarta

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa bahkan dalam beberapa dekade terakhir, rata-rata jumlah sperma dan kadar testosteron pada pria telah menurun. Namun berbeda dengan panjang penis saat ereksi yang justru bertambah besar.

Dikutip dari Everyday Health, penelitian yang dipimpin oleh Michael L Eisenberg, MD, direktur pengobatan dan bedah reproduksi pria dan seorang profesor urologi di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, menganalisis pengukuran penis dari 75 studi yang dilakukan antara tahun 1942 dan 2021 dari data anatomi pada lebih dari 55.000 pria berusia 18 hingga 86 tahun.

Pada awalnya, Dr. Eisenberg mengira mereka akan menemukan tren penurunan serupa dalam jumlah sperma dan kadar testosteron saat mempelajari panjang penis. Di luar dugaan, peneliti menemukan hal sebaliknya.

IKLAN

GULIR UNTUK LANJUTKAN KONTEN

Hasil penelitian tersebut dipublikasikan pada 14 Februari di International Journal of Men’s Health. Studi tersebut mengidentifikasi peningkatan rata-rata panjang penis sebesar 24 persen antara tahun 1992, ketika panjang ereksi pertama kali tercatat, hingga tahun 2021. Selama 29 tahun, terjadi peningkatan dari rata-rata 4,8 inci atau sekitar 12,2 cm menjadi rata-rata 6 inci atau 15,24 cm. cm. perhitungan ini ditentukan dari 20 penelitian yang melibatkan lebih dari 18.000 pria selama periode 29 tahun.

Data yang dikumpulkan juga meliputi pengukuran panjang penis saat tidak ereksi dan saat tegang. Semua ini dilakukan oleh para peneliti dan tidak ada yang dilaporkan sendiri. Tim studi mencatat bahwa panjang ereksi meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu di beberapa wilayah di dunia dan di semua kelompok umur.

Faktor lingkungan berperan dalam perubahan signifikan tersebut. “Sistem reproduksi kita adalah salah satu bagian terpenting dari biologi manusia. Jika kita melihat perubahan yang cepat ini, berarti sesuatu yang kuat sedang terjadi pada tubuh kita,” ujar Eisenberg dikutip dari Everyday Health, Minggu (19/3).

Dia mengatakan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan penyebab perubahan ini. Eisenberg menunjukkan bahwa beberapa faktor lingkungan mungkin terlibat, seperti paparan bahan kimia yang mengganggu hormon, seperti pestisida.

Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa paparan bahan kimia dapat dikaitkan dengan pubertas dini pada anak laki-laki dan perempuan. Mungkin faktor ini bisa mempengaruhi perkembangan alat kelamin.

Meski begitu, Raevti Bole, MD, ahli urologi yang berafiliasi dengan Klinik Cleveland yang berspesialisasi dalam pengobatan disfungsi ereksi dan seksual pria menekankan bahwa sementara penelitian menunjukkan tidak ada kerusakan pada penis, ukuran penis bukanlah segalanya.

“Ada penekanan nyata pada ukuran dalam budaya populer dan media sosial, jadi menurut saya penting bagi dokter untuk menekankan bahwa lebih besar belum tentu lebih baik. Maksud saya adalah ukuran tidak selalu berkorelasi dengan kepuasan seksual. Pasien bisa merasa tidak nyaman dengan ukuran penis, dan itu bisa menjadi masalah,” pungkasnya.

Simak Video “Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah”
[Gambas:Video 20detik]
(Dinda Zahra/naf)

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21